Home > Event > Trial Game >

Trial Game 2017 Putaran ke-6 (Magetan) : Sukses Ganda Aris Setyo

Sukses Ganda Aris Setyo

  • Sukses Ganda Aris Setyo

 

Raihan absolut diukir Aris Setyo saat melakoni putaran ke-6 Trial Game 2017 yang diselenggarakan di Sirkuit Lapangan Tembak Secata Rindam V/Brawijaya, Magetan, Jatim, (13-14/10). Tampil gemilang sebagai juara umum seri, pebalap kelahiran Kediri, Jatim, itu sekaligus mengunci gelar juara umum Trial Game 2017.

Dengan tambahan 25 poin sebagai ganjaran juara umum seri, berarti Aris Setyo telah mengumpulkan total 144 poin. Artinya, perolehan angka tersebut sudah tidak mungkin dilampaui M. Arjun Wicaksana yang menduduki posisi ke-2 dengan 106 poin, meski masih menyisakan 1 putaran lagi. Ini adalah gelar ke-2 setelah pada tahun 2016 lalu Rider IM Product Design One BMBRT HMM82 juga tampil sebagai juara umum. “Alhamdulillah, gelar juara seri dan juara umum Trial Game 2017 ini saya persembahkan buat Istri dan calon anak saya yang masih di dalam perut. Ini rejeki anak saya,” bungah Aris Setyo.

Raihan gemilang yang diraih Aris Setyo di Magetan kemarin tak semudah membalikkan telapak tangan. Dirinya harus bekerja ekstra keras, apalagi pada kesempatan itu ‘diganggu’ oleh kroser-kroser pilih tanding seperti Asep Lukman, Savona Oky, Muhammad Excel dan Zumi Aristiawan. “Jelang seri ke-6 ini memang saya tampil lebih percaya diri dengan persiapan yang lebih matang, terutama kesiapan motor,” sebut Aris.

Hasilnya, pada 2 kelas yang dipertandingkan untuk perolehan poin, masing-masing FFA dan campuran open mampu disapu bersih Aris Setyo. Di FFA, dengan kuda besi pacu besutannya, Kawasaki, Aris menyudahi perlawanan sengit Ivan Harry Nugroho dengan rangkuman waktu terbaik 07:18,490. Ivan sendiri menempati posisi runner up dengan total waktu 07:18,505 dan tempat ke-3 diraih oleh M. Arjun dengan 07:20,305. Sedang untuk kelas campuran open, giliran M. Arjun yang dipecundangi. Aris meraih best time 07:31,610, disusul Arjun dengan 07:34,744 serta peringkat ke-3 oleh Asep Lukman dengan 07:37,120. Sedang di kelas lain, minimoto dan campuran non seeded dimenangi oleh Ivan Harry dan Anang Sundoro, pebalap asal Ngawi, Jatim.