Home > Event > Trial Game >

Trial Game 2015 Seri-4 (Madiun)

Trial Game 2015 Seri-4 (Madiun)

  • Trial Game 2015 Seri-4 (Madiun)

Aris Setyo Memimpin

     Imbas dari diberlakukannya beberapa peraturan baru di Trial Game 2015, seperti penentuan juara umum yang dihasilkan melalui akumulasi poin seluruh seri dan penjumlahan catatan waktu seluruh heat untuk gelar juara umum seri, memaksa para pebalap tampil ekstra keras. Tidak ada kamus untuk bersantai ria, apalagi sampai lengah!

     Yup, harus tetap fokus pada tiap pertandingan, jika tak ingin tergelincir, terpeleset dan kemudian harus pulang dengan tangan hampa. Seperti yang tersaji pada lanjutan Trial Game 2015 yang sudah memasuki babak ke-4, yang diselenggarakan di Sirkuit Lapangan Mojopurno, Madiun, Jawa Timur, (22-23/5), kemarin. Ivan Harry Nugraha, salah satu kroser terbaik milik Indonesia, harus gigit jari, setelah terjatuh dari kendaraan, saat menyelesaikan heat terakhir kelas campuran open. Sejatinya Ivan Harry yang paling berpeluang untuk merengkuh gelar juara, jika saja tak mengalami insiden tersebut. “Trial Game kali ini memang harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal dan jangan sampai lengah sedikitpun di tiap seri dan tiap heat,” tukas Ivan Harry.

     Hal yang sama juga dialami sang maestro Trial Game, Denny Orlando. Gelar juara yang sudah di depan mata harus terlepas, setelah di heat terakhir kelas minimoto yang sangat menentukan, man of steel malah kalah tipis dari Ivan Harry Nugraha. “Ini baru balap yang sebenarnya, sedikit saja hilang konsentrasi akan kehilangan kesempatan terbaik,” ucap Denny, yang tetap mengumbar senyumnya.

     Seri ke-4 kemarin, kembali, pebalap asal Kota Tahu, Kediri, Aris Setyo, yang berhasil memanfaatkan peluang sekaligus menambah pundi-pundi rekening poinnya. Kroser berbendera Bintang Mulia Bara Racing Team Kalsel yang hanya mengikuti 2 kelas ini sudah cukup untuk merangsek di posisi teratas. Di kelas FFA, Aris merangkum total waktu tercepat dari 4 heat dengan 07:11,544 disusul M. Arjun 07:12,885 serta Ivan Harry 07:13,050. Sementara di kelas campuran open, Aris meraup total waktu 07:28,348, kalah cepat seperseratus detik oleh Denny Orlando yang menempati posisi teratas dengan 07:28,324. Sedang tempat ke-3 direbut Savona Oki dengan 07:28,375. Pada minimoto, Ivan Harry melengang di urutan terdepan mengungguli Denny Orlando di posisi runner up dan M. Arjun di tempat ketiga. “Saya mungkin lebih siap dan lebih beruntung di seri ke-4 Madiun ini, sehingga bisa menjadi juara umum seri,” kata Aris.

     Sampai dengan berakhirnya putaran ke-4 kemarin, untuk sementara Aris Setyo masih memimpin di klasemen sementara dengan 90 poin, disusul M. Arjun (86 poin), Denny Orlando 84 poin, Ivan Harry 80 poin, serta Wahyu Gareng 58 poin.