Home > Event > Trial Game >

Trial Game 2015 Seri 1 (Banjarnegara)

Trial Game 2015 Seri 1 (Banjarnegara)

  • Trial Game 2015 Seri 1 (Banjarnegara)

Seri Perdana Milik Arjun

M. Arjun Wicaksana melesat cepat tak terbendung di putaran perdana Trial Game 2015 yang dihelat di Sirkuit Lapangan Kenteng, Banjarnegara, Jawa Tengah, (20-21/3), kemarin. Kroser asli Klaten ini memperoleh poin absolut dengan menjuarai seri pembuka sajian sportainment paling megah di Indonesia, Trial Game.

M. Arjun merebut poin penuh di kelas paling bergengsi Free For All (FFA), dengan catatan waktu tercepat 08:54,456, hasil akumulasi dari 4 heat yang dipertandingkan. Sementara tambahan poin di kelas campuran open dan minimoto sebagai runner up makin mentasbihkan posisi Arjun sebagai juara umum seri. “Peraturan baru penghitungan waktu 4 heat cukup berat, harus menjaga kondisi dan performa kendaraan, sementara harus terus fight dari awal sampai akhir,” tutur kroser Bonaharto VMX Akarmas itu.

Jalannya pertandingan seri perdana kemarin memang sengit dari awal kejuaraan. Seperti diketahui, peraturan baru menetapkan jika penentuan juara kelas untuk FFA dan campuran open adalah berdasarkan penjumlahan catatan waktu 4 heat dan 2 heat untuk kelas minimoto. Persaingan ketat sejak awal oleh M. Arjun, Ivan Harry Nugraha, Aris Setyo serta Denny Orlando sangat menghibur ribuan pasang mata yang memadati Sirkuit Lapangan Kenteng, Banjarnegara. “Dengan 4 heat, fisik, performa motor dan strategi sangat menentukan,” ucap Denny Orlando yang minim persiapan di seri 1 Trial Game 2015 ini.

Di campuran non seeded, yang juga kelas baru menggantikan kelas campuran lokal, Vicky Wager yang membesut Kawasaki KLX mampu memperdayai lawan-lawannya dengan torehan waktu tercepat 04:56,487, disusul Rico Sapid an Rifki SL. 

Seri ke-2 Trial Game 2015 akan diselenggarakan di Wonosobo, 10-11 April mendatang. Sama seperti di Banjarnegara kemarin, dengan 73 starter, kota berhawa sejuk di lereng Gunung Sindoro dan Sumbing ini dipastikan juga akan diserbu oleh para kroser nasional dan lokal.